
MALAM SATU SURO
Orang bilang ini malam kramat, ada yang menghabiskan waktu itu kungkum kalau di Semarang di Tugu Soeharto, kalau di tempat saya di Sungai Blorong Brangsong Kendal ada juga yang kungkum dan di Pantai Ngebum Kaliwungu..... la Saya nggak biasa kungkum seperti itu.... sehingga saya bingung mau kemana ini.....
Akhirnya saya putuskan melakoni Hobby Saya, Saya habis Maghrib saya naiki motor butut saya sambil membawa Pancing dan peralatan lainnya... saya Pergi untuk mancing....ke laut.... iya ... sampai Pelabuhan, bersama 2 0rang teman saya sewa Perahu ke Tengah, persisnya di pucuk bebatuan Brake Water ( Pemecah Ombak )
Benar- benar agak tak beruntung..... saya sudah kadung bilang ke Nahkoda Prahu untuk menjemput saya pagi hari.... nggak tahunya begitu Nahkoda tolak setelah ngantar saya, tiba tiba Hujan deras tiba tiba datang....
Saya mau menghindar dari hujan tidak bisa, mau berteduk di tengah laut nggak ada payung nggak ada tempat berteduh.... saya coba Telpon HP Nahkoda...nggak aktif....jadilah saat itu aku mancing dengan kedinginan.... dan herannya nggak ada satu Ikanpun yang menyambar kail saya.... SIALAN gerutu saya....dan lebih parah lagi.... saya tunggu tunggu Hujan nggak reda reda..... akhirnya... ya sudah...sampai Pagi jam 05.00 WIB. saya tidak kungkum di Sungai tapi Malam 1 Suro 1430 H ini saya hujan hujanan semalaman...
Yah..itung itung Suronan membersihkan badan dengan Air Hujan...sehingga 1 Suro 1430 ini badan saya sudah bersih dari hal hal yang ada di tahun kemarin...
Tapi Percayalah ini tidak membuat saya Kapok Mancing...
Sebab adakalanya Kenikmatan harus dibayar dengan hujan hujanan sekalipun




